X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Perbedaan Sukma, Jiwa, Roh, Hati nurani, Batin dan Kesadaran

    DJXDH,

    Ada beberapa istilah yang penting untung dimengerti dan direnungkan kembali:

    -Apakah Sukma, Jiwa, Roh, Hati nurani, Batin dan Kesadaran itu?
    -Bedanya masing2 apa?
    -Bagaimana cara kita membedakannya?
    -Dalam LianKung, bagaimana kita tahu salah satu komponen dari atas tsb. sedang dilatih?
    -Bagaimana kekuatan dari masing2 komponen tsb?
    -Parameter apa yang dapat dipakai untuk mengukurnya

    Xie DaJia
    Xie ShenEn

  • #2
    Originally posted by sincan
    DJXDH,

    Ada beberapa istilah yang penting untung dimengerti dan direnungkan kembali:

    -Apakah Sukma, Jiwa, Roh, Hati nurani, Batin dan Kesadaran itu?
    -Bedanya masing2 apa?
    -Bagaimana cara kita membedakannya?
    Da Jia Xue Dao Hao

    "Sukma" merupakan "Roh" yang telah mempunyai kekuatan gayu / ghaib
    Strukturnya terdiri atas 3 (tiga) inti 7 (tujuh) lapisan atau ‘San Hwen Chi Bek’, dalam proses Qing Zuo, roh ini dikuatkan dan semua lapisannya disatukan dan dibuat solid, hingga pada suatu titik roh tersebut diurai / dileburkan dengan alam semesta.
    Sehingga menyatu dengan alam semesta (TAO), sempurna abadi dan tidak bereinkarnasi lagi (ini saya dapat dari CingTao)

    Kesadaran secara umum dibagi menjadi 2 bagian :
    1. Pikiran
    Pikiran merupakan pelopor awal, dimana prinsip2 dasar yang kita pegang pun pada awalnya dianalisa dan dicerna oleh pikiran. Sehingga kita bisa mengerti baik – buruk, tepat – tidak tepat, benar – salah. Dan perlu diingat segala tindakan yang dilakukan pun diawali oleh pikiran. Nah kita bisa pahami begitu diperlukannya positive thinking dalam kehidupan sehari – hari sehingga seiring proses SiuTao ini positive thinking ini pun bisa menjadi bagian alam bawah sadar kita.

    2. Hati
    Seiring proses SiuTao/XiuDao Siu Sin Yang Sin (merevisi hati/bahin dan fisik), segala pemahaman dan peningkatan nilai kebajikan (moralitas, cinta kasih, keadilan, bhakti, kesetiaan serta segala nilai2 luhur lainnya) yang didapat berdasarkan pengertian (pikiran) atas objektifitas yang tinggi, pada akhirnya dibawa dalam bentuk tafakur perenungan agar pengertian pada pikiran ini dibawa ke dimensi lebih halus yaitu hati/bathin untuk mencapai suatu bentuk kebijaksanaan :) :arrow: nurani terbentuk dari ini
    -Dalam LianKung, bagaimana kita tahu salah satu komponen dari atas tsb. sedang dilatih?
    -Bagaimana kekuatan dari masing2 komponen tsb?
    -Parameter apa yang dapat dipakai untuk mengukurnya

    Xie DaJia
    Xie ShenEn
    Dulu saya pernah coba jelaskan, tolong baca dengan seksama topik ini :
    http://community.siutao.com/showthread.php?t=2890

    salam hangat :)
    Xue Dao Da Jia Hao

    Comment


    • #3
      Ta Cia Siek Tao Hao,

      Hallo Bro Nan_S saya minta ijin nih, tulisan kamu saya ambil buat dijadikan semacam "artikel" untuk dipublish di BLOG saya. Ngak apa2 khan ??? Tks

      Salam Hangat TAO.
      Xie Shen En

      Comment


      • #4
        DJXDH,

        < "Sukma" merupakan "Roh" yang telah mempunyai kekuatan gayu / ghaib
        Strukturnya terdiri atas 3 (tiga) inti 7 (tujuh) lapisan atau ‘San Hwen Chi Bek’ >

        -Apakah setelah Roh kita punya kekuatan, berarti kita baru punya sukma?
        -Bukankah sejak lahir kita sudah punya sukma?
        -Kenapa terdiri dari 3 inti? Kenapa 7 Lapisan?
        -Di mana letak inti tsb?
        -Apa yang dilapisi?
        -Apakah berarti kita punya 10 roh?
        -Apakah ada penjelasan mengenai masing2 inti dan lapisan ini?

        <dalam proses Qing Zuo, roh ini dikuatkan dan semua lapisannya disatukan dan dibuat solid, hingga pada suatu titik roh tersebut diurai / dileburkan dengan alam semesta.>

        -Kenapa sulit2 dibuat solid (padat) justru untuk diurai?
        -Bagaimana kita bisa tahu kalau yang dipadatkan adalah roh bukannya Qi?

        Mohon maaf jika sincan banyak bertanya...
        Sincan juga bingung jika ditanya seperti ini...

        Xie DaJia
        Xie ShenEn

        Comment


        • #5
          Da Jia Xue Dao Hao

          Hallo ko Tjing Wen, tentu saja ngak apa2, malahan saya senang tulisan saya bisa dijadikan semacam artikel di BLOG ko Tjing Wen, hehehe :)

          Oke, tks sama2 :)
          Xue Dao Da Jia Hao

          Comment


          • #6
            Ta Cai Siek Tao Hao,

            Hallo Bro Nan_S, rajin2 bikin tulisan yah seperti Sesiung2 yg lain. Ntar biar saya yg jadi tukang edit spasi ; titik dan komanya saja !!! He... he... he...
            Tks.

            Salam Hangat TAO,
            Xie Shen En

            Comment


            • #7
              Tunggu bentar................

              Xixixixixix, sebenernya tuh 3 inti 7 lapisan (san hwen chi bek) itu cuman istilah aja, jadi yah manusia itu punya 10 lapisan roh dan bukan berarti kita ini punya 10 roh loh. Ibaratnya aja kita makan kue lapis legit yg uuuueneennnaaakkk tenan itu. Nah, kue lapis itu ada banyak lapisannya khan. Misalnya ada 10 lapis dari kue lapis itu, trus kita dikasih 1 potong kue lapis itu, apa artinya kita makan kue itu 10 potong? Khan ga? Xixixixixiix

              Sama juga soal nama2 lapisan itu. Nah di kue lapis itu bisa aja yang warnanya kuning ada 4 lapis, trus yang warnanya coklat ada 3 lapis, trus kemudian apakah lapisan2 itu jadi beda2? Khan ga? Tetep aja sama2 bagian dari kue lapis. Xixixixixixi

              Sebenernya juga itu bukan memberikan kekuatan kepada roh itu loh, tapi memadatkan atau mensolidkan roh itu menjadi satu kesatuan. Pake contoh kue lapis itu lagi ya, mnah kue lapis tadi itu khan terdiri dari berlapis-lapis. Nah, kalau lapisan-lapisan itu berdiri sendiri, apa bisa dinamakan kue lapis legit? Khan ga toh??? Setelah dipadatkan dan disolidkan dengan berbagai macam bahan dan cara membuat kue lapis legit, barulah jadi tuh apa yg dinamakan kue lapis legit.

              Jadi sukma itu sebenernya adalah roh yang sudah disolidkan bukan roh yang sudah diberi kekuatan. Emangnya kekuatan macam apa toh ????

              Semoga aja dah ilustrasi gue ini bisa memberikan pengertian yang cukup jelas dah buat sincan si anak bandel itu. Xixixixixixixixi


              Xie Shen En

              Comment


              • #8
                Originally posted by sincan View Post
                DJXDH,

                < "Sukma" merupakan "Roh" yang telah mempunyai kekuatan gayu / ghaib
                Strukturnya terdiri atas 3 (tiga) inti 7 (tujuh) lapisan atau ‘San Hwen Chi Bek’ >

                -Apakah setelah Roh kita punya kekuatan, berarti kita baru punya sukma?
                -Bukankah sejak lahir kita sudah punya sukma?
                Da Jia Xue Dao Hao

                Kamu salah mengerti, Sukma itu = Roh (sama saja), hanya saja kita umat TSM menyebut Roh yang telah memiliki kekuatan ghaib / gayu tsb dengan istilah "sukma"
                -Kenapa terdiri dari 3 inti? Kenapa 7 Lapisan?
                Yang ini saya ngak tau karena bukan saya yang mendesign sukma tsb :D
                -Di mana letak inti tsb?
                Dalam kesatuan utuh Sukma
                -Apa yang dilapisi?
                Yang saya maksud itu struktur sukma tsb berlapis - lapis
                -Apakah berarti kita punya 10 roh?
                Roh kita ya cuma satu, yang 10 lapis itu maksudnya strukturnya terdiri atas 3 inti 7 lapisan namun merupakan satu kesatuan utuh
                -Apakah ada penjelasan mengenai masing2 inti dan lapisan ini?
                Saya belum berani jelaskan lebih lanjut, mengenai YenSen ini dimensinya sangat halus, saya sendiri masih coba meraba.. masih jauuuuh untuk mengerti serta memahaminya fungsi dari setiap lapisan yang ada
                <dalam proses Qing Zuo, roh ini dikuatkan dan semua lapisannya disatukan dan dibuat solid, hingga pada suatu titik roh tersebut diurai / dileburkan dengan alam semesta.>

                -Kenapa sulit2 dibuat solid (padat) justru untuk diurai?
                Saya mau informasikan, ada sebuah "ajaran" yang sejak awal sudah langsung melepas "aku"nya, sukmanya secara tak langsung diurai dari awal baik secara sadar maupun tidak disadari oleh paktisinya :arrow: dari bentuk pelatihan meditasinya sudah tidak melalui proses penguatan serta pendewasaan sukma, ini sebenarnya sangat riskan karena ketika dihantam oleh serangan yang sifatnya asral umumnya langsung ngejeblak.. KO deh... ini salah satunya kenapa sukma harus dibuat solid dulu sebelum dileburkan dengan alam semesta ini.
                -Bagaimana kita bisa tahu kalau yang dipadatkan adalah roh bukannya Qi?
                Chi yang dilatih oleh chikung itu lebih kasar dimensinya, lebih mudah diraba & dideteksi, dimensinya masih dekat dengan fisik (teraba dari pancaran energi yang dikeluarkan), sedangkan Sukma itu benar2 super halus.. jelas beda lah, wong bentuk pelatihannya juga beda :
                Chikung = melatih Qi / Chi
                Cing Co = melatih sukma
                :idea: :idea: :idea:
                Mohon maaf jika sincan banyak bertanya...
                Sincan juga bingung jika ditanya seperti ini...

                Xie DaJia
                Xie ShenEn
                Ngak masalah mengenai seberapa banyak pertanyaan yang diajukan, saya akan coba menjawabnya sesuai kapasitas saya

                Salam hangat :)
                Xue Dao Da Jia Hao

                Comment


                • #9
                  Originally posted by USERNAME
                  Jadi sukma itu sebenernya adalah roh yang sudah disolidkan bukan roh yang sudah diberi kekuatan. Emangnya kekuatan macam apa toh ????
                  Da Jia Xue Dao Hao

                  Nah, ini bahasa yang lebih pas/tepat :)
                  Thanks USERNAME

                  Xue Dao Da Jia Hao

                  Comment


                  • #10
                    Ta Chia Syek Tao Hao,

                    Salam kenal Sesiung nan_s, saya boleh ikut nanya ya.:D
                    Mengenai Cing Co, yang selama ini saya selalu memusatkan konsentrasi di ujung hidung, pada suatu ketika mendapatkan suatu fenomena yang aneh.
                    Menurut Sesiung nan_s, apa yang harus kita lakukan saat menemui fenomena saat cing co?

                    Salam hangat TAO.

                    Comment


                    • #11
                      DJXDH,

                      Wah...wah...wah...
                      Benar2 menambah wawasan...
                      Jadi makin mantap nih keinginan belajarku...

                      Makacih...makacih... transfer ilmu nya...

                      Ada lagi nih pertanyaan dr saya.
                      Jika dalam ShenKung, FuFakShen membimbing kita melalui gerakan.
                      Lalu dalam ChiKong, FuFakShen membimbing kita dalam pernafasan.
                      Nah... dalam CingCuo, FuFakShen membimbing kita dengan cara apa? Bagaimana kita menangkap sinyal dr FuFakShen kita? Padahal kita cuma diam dan berkonsentrasi aja?

                      Xie DaJia
                      Xie ShenEn

                      Comment


                      • #12
                        Originally posted by PenNanHai View Post
                        Ta Chia Syek Tao Hao,

                        Salam kenal Sesiung nan_s, saya boleh ikut nanya ya.:D
                        Mengenai Cing Co, yang selama ini saya selalu memusatkan konsentrasi di ujung hidung, pada suatu ketika mendapatkan suatu fenomena yang aneh.
                        Menurut Sesiung nan_s, apa yang harus kita lakukan saat menemui fenomena saat cing co?

                        Salam hangat TAO.
                        Da Jia Xue Dao Hao

                        Hallo PenNanHai, ngak perlu panggil sesiung lah, siapa tau anda sebenarnya malah lebih senior daripada saya.. anggap kita sedang tukar pikiran saja disini

                        Memang pada saat CingCo kadang ditemui fenomena2 aneh, dari hal2 yang cukup sering dialami para Taoyu termasuk saya seperti :
                        - Bisa melihat jelas meskipun mata tertutup
                        - Tubuh serasa bergeser kesamping padahal fisik kita masih tetap posisinya disitu (sepertinya roh kita yang mulai bergeser/bergerak)
                        - Melihat keadaan di lain tempat (mis : kita CinCo dikamar tapi pandangan kita ada di toko + melihat mahkluk2 dari dimensi lain, dsb2)
                        - Yang pernah membuat saya cukup takut adalah kita seperti menembus sesuatu yang sangat panjang tanpa tau dimana ujungnya, dimana kita hanya merupakan bentuk kesadaran saja (non fisik & tanpa bentuk), saya berusaha kembali dan akhirnya setelah kembali lega rasanya melihat saya masih menjadi manusia yang utuh punya fisik, ada bentuk, dsb2..
                        - Dsb2..

                        Menurut saya itu semua merupakan suatu proses saja, diikuti saja yang penting jangan sampai fenomena2 aneh tsb berasal dari halusinasi :idea:
                        Umumnya halusinasi terjadi akibat pelatihan meditasi yang menerapkan metoda visualisasi, misalnya memvisualisasikan Dewa tertentu dalam CingCo kita akhirnya kita hanya akan terjebak dengan si Dewa ciptaan pikiran tsb, bukan nyambung ke Dewa benarnya malah nyambungnya ke sugesti Dewa hasil ciptaannya sendiri... ini bisa gawat ada kejadian di agama lain dimana orang tsb dikendalikan oleh “Bdhstw” ciptaan pikirannya sendiri... dengan kata lain jangan sampai secara tidak disadari kita membuat skenario sendiri dalam CingCo kita yang akhirnya membuat kita terjebak dan berputar2 di dalam skenario itu. (kalo sudah seperti ini sulit keluar dari alam ciptaannya sendiri, ini benar2 bahaya)

                        Salam hangat :)
                        Xue Dao Da Jia Hao

                        Comment


                        • #13
                          Originally posted by sincan View Post
                          DJXDH,

                          Wah...wah...wah...
                          Benar2 menambah wawasan...
                          Jadi makin mantap nih keinginan belajarku...

                          Makacih...makacih... transfer ilmu nya...

                          Ada lagi nih pertanyaan dr saya.
                          Jika dalam ShenKung, FuFakShen membimbing kita melalui gerakan.
                          Lalu dalam ChiKong, FuFakShen membimbing kita dalam pernafasan.
                          Nah... dalam CingCuo, FuFakShen membimbing kita dengan cara apa? Bagaimana kita menangkap sinyal dr FuFakShen kita? Padahal kita cuma diam dan berkonsentrasi aja?

                          Xie DaJia
                          Xie ShenEn
                          Da Jia Xue Dao Hao

                          Hallo Sincan, bentuk arahan yang diberikan FFS beragam, ada yang seperti melihat sebuah titik .. ikuti saja terus titik tsb, dsb2. Atau jika belum ada sinyal2 yang diberikan secara jelas oleh FFS cukup pusatkan pikiran pada ujung hidung :idea:
                          Namun yang perlu digaris bawahi jangan pernah membuat visualisasi sendiri dalam Cing Co, karena penggunaan visualisasi dalam CingCo biasanya merupakan penyebab timbulnya halusinasi, misalnya memvisualisasikan Dewa tertentu dalam CingCo kita akhirnya kita hanya akan terjebak dengan si Dewa ciptaan pikiran tsb, bukan nyambung ke Dewa benarnya malah nyambungnya ke sugesti Dewa hasil ciptaannya sendiri... ini bisa gawat ada kejadian di agama lain dimana orang tsb dikendalikan oleh “Bdhstw” ciptaan pikirannya sendiri... dengan kata lain jangan sampai secara tidak disadari kita membuat skenario sendiri dalam CingCo kita yang akhirnya membuat kita terjebak dan berputar2 di dalam skenario itu. (kalo sudah seperti ini sulit keluar dari alam ciptaannya sendiri, ini benar2 bahaya)

                          Salam hangat :)
                          Xue Dao Da Jia Hao

                          Comment


                          • #14
                            Originally posted by nan_S View Post
                            dengan kata lain jangan sampai secara tidak disadari kita membuat skenario sendiri dalam CingCo kita yang akhirnya membuat kita terjebak dan berputar2 di dalam skenario itu. (kalo sudah seperti ini sulit keluar dari alam ciptaannya sendiri, ini benar2 bahaya)
                            Da Jia Xue Dao Hao

                            Maksud yang digaris miring tsb (Italic) adalah kondisi / dunianya sendiri
                            Thanks, sorry kadang saya bingung memakai "kata" apa yang tepat untuk menyampaikan maksud saya dalam bentuk tulisan supaya ngak ada misunderstanding, hehehe..

                            Salam hangat :)
                            Xue Dao Da Jia Hao

                            Comment


                            • #15
                              Ta chia syek tao hao,

                              Kebetulan pengalaman saya baru sekali saja, seperti point ke-4 yang anda gambarkan di atas, tapi saya menemukan jalan keluar dari "sesuatu" itu.
                              Ujung dari "sesuatu" tsb adalah "sesuatu" juga, yg kemudian dapat berubah ubah, namun tdk terlihat jelas juga oleh saya. (maaf, demi kemajuan latihan kita semua, terpaksa "sesuatu" tsb saya samarkan).
                              Yang agak saya sesalkan adalah, pada waktu mengamati perubahan itu, tiba2 saya teringat "jangan terbawa arusnya". Jadi saya kuatkan lagi konsentrasi di ujung hidung, beberapa detik kemudian, "sesuatu" tsb menghilang dan saya kembali ke konsentrasi hidung lagi.
                              Pertanyaan saya, apakah langkah saya mengembalikan tsb benar? Ataukah sebaiknya ikut terus?

                              Maaf kalo banyak tanya, sebab yang saya rasakan, dalam proses ikut tsb, mirip melamun (tapi ada konsentrasinya)
                              Mohon sharing dari anda juga.
                              Terimakasih.

                              Salam hangat TAO.

                              Comment

                              Working...
                              X

                              Fatal error: Uncaught Database error in vBulletin 5.0.4: Invalid SQL: /** saveDbCache */ SELECT * FROM vbstc_cacheevent WHERE cacheid IN ('vb_readperms','getSearchResults_57135e44b6643502f5c9ddc45df5c342','pageNav_2','vbnodetext5007_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_5007_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39800_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39800_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39803_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39803_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39806_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39806_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39807_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39807_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39808_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39808_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext39809_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5d806','vbnodetext_pre_39809_-1_0:e38af25796de1237119d539f36b5 in /home/siutaoc/public_html/community/core/vb/database.php on line 1191