Forum Home
Diskusi TAO
Bantuan Penggunaan
Budaya dan Sejarah Tionghoa
Lowongan Pekerjaan
Planet Siutao
Nada Tao
Blog ini adalah milik Tjing Wen
Diambil dari kiriman email rekan saya beberapa waktu yang lalu. Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan ...
Diambil dari kiriman email rekan saya beberapa waktu yang lalu. Pada malam itu Ana bertengkar dengan Ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik ...
Dirangkum dari berbagai sumber. Ta Cia Siek Tao Hao, Hallo rekan-rekan semua, kali ini saya coba menulis tentang CURHAT alias CURahan HATi. Saya rasa semua orang pasti melakukannya dan paling tidak... pastinya pernah curhat yah ! Curhat biasanya dilakukan pada saat kita sedang sedih... sedang kesal... sedang bingung... dan sedang-sedang yang lainnya. Pada saat-saat seperti itulah curat kepada orang lain merupakan salah satu cara terbaik untuk mengeluarkan uneg-uneg ...
Diambil dari kiriman email rekan saya beberapa waktu yll. Kita semua pastilah tahu gajah liar. Tapi tahukah kita bahwa dalam kondisi liar ia mampu berjalan lebih dari 40 km per hari ? Ia juga mampu mencari makan dalam jumlah yang berlimpah. Memiliki kekuatan merobohkan pohon, merusak satu kampung, dan memiliki kekuatan lainnya. Anda tahu bagaimana cara menjinakkan gajah liar itu ? Pertama, tembak gajah itu dengan obat bius. Kedua, ikat gajah itu dengan rantai ...
Sumber : tidak diketahui, diambil dari kiriman e-mail rekan saya beberapa waktu yang lalu. Seorang teman baik saya sempat mencurahkan isi hatinya kepada saya, sangat mengharukan, sarat dengan kedamaian, ia mengatakan, “Inilah yang selama ini terus menerus saya katakan pada diri saya sendiri, sebelum mendapatkan sesuatu kita harus terlebih dahulu memberikan sesuatu. Dulunya saya selalu berpikir bahwa memperoleh sesuatu selalu kita dapatkan dengan adanya pemberian dari ...